Apa yang salah…?

Awalnya postingan ini akan saya masukan dalam kotak Kritik dan Saran. namun setelah saya lihat kiri kanan Kotak tersebut tidak tersedia. Ada beberapa hal yang sedikit janggal dan sanggat mengganggu kenyamanan Nasabah. Memang di depan meja kasir ada tertulis “MOHON MAAF ATAS KETIDAK NYAMANAN SAUDARA/SAUDARI ATAS PELAYANAN PENGGUNAAN APLIKASI BARU”. Namun bukan aplikasi baru yang membuat rusing, melainkan beberapahal sebagai berikut :

  1. Desain Layout Ruangan
  2. Manajemen Penanganan Berkas
  3. Memperdayakan Sumber Daya Manusia

DESAIN LAYOUT RUANGAN.

Hal pertama yang membuat rusing adalah penataan ruangan, barangkali ini kesalahan Arsistek Bangunan,

IMG_20150928_092406

Dalam foto tersebut, terlihat Tangga Permanen dan Pintu Kaca. Para nasabah berjejer duduk di kursi yang ada didepan Pintu. memang belum naas sehingga belum ada yang membuat Pintu kaca tersebut Pecah kena kursi tatkala mendorong Pintu. Yang mengesalkan kenapa Pintu yang hanya dipakai oleh orang-orang tertentu dan petinggi-petinggi tersebut tidak dibuat diruangan lain. sebagai gambaran bangunan tersebut kisaran ukuran 2 ruko dan bertingkat dua.

MANAJEMEN PENAGANAN BERKAS

Saya sedikit tersenyum tatkala melihat sang bapak ngomel karna sudah lebih setengah jam mencari buku tabungannya. Dengan alasan Penyesuaian aplikasi baru maka buku di titip. Bukan perihal titip buku yang jadi masalah, namun penanganan berkasnya, setelah buku di entri maka buku tersebut digabung dalam sebuah keranjang, yang memuat puluhan hingga ratusan buku, sehingga sangat sulit untuk menemukan berkas nya. Alangkah lebih baik jika buku tersebut dipisah berdasarkan wilayah, misalnya ada laci Khusus Sosok, Khusus Mandong, Khusus Binjai dan Lain Sebagainya.

IMG_20150928_095250

MEMPERDAYAKAN SUMBER DAYA MANUSIA

Coba anda perhatikan Foto A dan B di atas, di Foto “B” sang Bapak sedang Rusing mencari buku tabungannya yang dititip beberapa hari lalu, dan di Foto “A” nampak seorang anak PSG (Pendidikan Sistem Ganda) dari sebuah SMK yang hanya berdiam diri. Alangkah lebih baik pencarian berkas tersebut dilakukan oleh Anak PSG tersebut ketimbang sang Bapak.

MEMANG

Memang sebagaimana yang dipaparkan dalam Wikipedia Indonesia “Untuk mewujudkan impian tersebutlah Raiffeisen bersama kaum buruh dan petani miskin akhirnya membentuk koperasi bernama Credit Union (CU) artinya, kumpulan orang-orang yang saling percaya.”

Namun yang menjadi permasalahannya adalah “Kalau dikasi kepercayaan haruslah jaga kepercayaan anggota / Nasabah. bagaimana jika salah satu nasabah iseng mengambil salah satu buku tabungan dan mengembalikan nya 2 atau 3 bulan kedepan, bakalan Brabe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s